Marketing dan periklanan sering diartikan sebagai satu hal yang sama, tetapi ini tidak benar! Ada perbedaan besar dalam praktik bisnis yang melibatkan keduanya. Nah, perbedaan-perbedaan inilah yang harus Anda ketahui sebelum memilih untuk belajar jurusan advertising atau marketing di luar negeri.
Kali ini, SUN Education akan membahas perbedaan yang paling relevan dari jurusan advertising dan marketing. Jauhkan mata Anda terpaku pada layar!
Perbedaan jurusan advertising dan Marketing
Mari kita luruskan ini: Pemasaran dan periklanan tidak hanya terkait, periklanan sebenarnya adalah bagian dari pemasaran. Inilah sebabnya mengapa banyak orang sering membuat kesalahan dengan menggunakan satu sama lain sebagai sinonim.
Singkatnya, pemasaran berfokus pada riset pasar, pengembangan produk atau layanan, dan branding. Sementara itu, di departemen periklanan, Anda akan mengetahui bahwa periklanan lebih berkaitan dengan promosi produk, layanan, atau merek.
Tidak hanya itu, pemasaran jauh lebih luas daripada periklanan. Ini karena pemasaran bertujuan untuk mengidentifikasi audiens target dan kebutuhan pelanggan, dan menggunakan wawasan terkait pasar untuk menentukan bagaimana suatu produk, layanan, atau merek dapat memenuhi kebutuhan tersebut.
Baca Juga: Inilah 5 Manfaat Belajar di University of Sydney
Nah, di sisi lain, iklan terfokus adalah penggunaan beberapa media utama untuk mempromosikan produk, layanan, atau merek perusahaan secara langsung. Ada banyak metode yang digunakan dalam periklanan seperti retail advertising, online advertising, hingga mobile advertising.
Berbeda dengan marketing, advertising akan melibatkan pembayaran perusahaan jasa lain untuk menempatkan pesan di lokasi tertentu seperti baliho, toko, iklan televisi, website, video YouTube, hingga aplikasi smartphone.
Jurusan Pemasaran vs Periklanan
Anda tahu perbedaan antara marketing dan advertising, bukan? Perbedaan mereka tidak berhenti di situ!
Dalam pelajaran atau kursus apa pun, pemasaran dan periklanan memiliki beberapa perbedaan. Namun tentunya matkul ini berbeda-beda dan berbeda-beda tergantung universitas tujuan Anda!
Jurusan pemasaran meliputi mata kuliah seperti:
- Praktik pemasaran kontemporer
- Analisis pemasaran
- Konsumen dan merek
- Riset dan perencanaan pemasaran
- Perilaku konsumen lintas budaya
- Inovasi pemasaran untuk pertumbuhan
- Pemasaran Global
Sementara itu, sebagai mahasiswa jurusan periklanan, Anda hampir pasti akan belajar:
- Wawasan konsumen
- Strategi media digital
- Aspek hukum dan etika dalam Periklanan
- Riset periklanan
- Copywriting kreatif untuk Iklan
- Media baru dan alternatif
- Laba atas investasi Iklan
Keterampilan yang dibutuhkan
Meskipun jurusan periklanan dan pemasaran bukanlah hal yang sama, keterampilan yang dibutuhkan untuk berhasil di bidang ini sangat mirip!
Empati
Empati tidak selalu tentang membujuk orang untuk membeli barang atau jasa yang Anda jual atau membuat mereka menyukai merek Anda. Empati lebih tentang memahami apa yang mereka butuhkan, apa yang masuk ke dalam anggaran mereka, dan bagaimana Anda menawarkan produk dengan keseimbangan harga, nilai, dan kegunaan yang tepat.
Komunikasi
Komunikasi jelas dibutuhkan baik di jurusan periklanan maupun pemasaran. Baik Anda seorang pemasar atau pengiklan, Anda tetap perlu berkomunikasi dengan jelas dan memastikan orang-orang memahami pesan dan ide Anda.